Menlu AS Rubio Ungkap Kondisi Terbaru Mojtaba Khamenei di Iran
politik

Menlu AS Rubio Ungkap Kondisi Terbaru Mojtaba Khamenei di Iran

CNN Indonesia12 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Pada hari Rabu (03/06), Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, membeberkan kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamanei. Dalam pertemuan dengan para anggota Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, Rubio menjelaskan bahwa ada indikasi kuat Mojtaba Khamanei masih hidup dan mulai aktif memimpin langsung Iran.

Mojtaba bahkan diklaim Rubio, mulai terlibat langsung terkait negosiasi antara Iran dengan Washington setelah gencatan senjata pada 8 April lalu. Hingga kini, Mojtaba belum muncul di publik sejak serangan pertama AS dan Israel yang menewaskan sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei, dan melukai dirinya di Teheran.

"Saya pikir ada indikasi di luar sana bahwa dia (Mojtaba Khamenei) semakin terlibat pada tingkat tertentu, meskipun semua komunikasinya selama ini dilakukan secara tertulis dan melalui perantara," kata Rubio seperti dikutip dari Al Jazeera.

Pernyataan Rubio disampaikan saat Iran tengah mempelajari versi terbaru proposal Washington untuk negosiasi mengakhiri perang. Dalam proposal itu, Presiden AS Donald Trump memperketat sejumlah syarat dalam negosiasi.

Kantor berita semi-resmi Iran, Mehr News, mengutip sumber yang dekat dengan tim negosiasi negara itu, melaporkan bahwa Teheran masih mempelajari proposal terbaru dan belum berkomunikasi dengan AS selama beberapa hari. Pejabat tersebut menekankan bahwa Iran mengambil pendekatan "tegas" mengingat penilaian Teheran atas ketidakpatuhan AS terhadap gencatan senjata.

Sebelumnya, Trump mengeklaim telah mendapat jaminan dari Iran bahwa mereka tak akan pernah mengembangkan program pengayaan uranium menjadi senjata nuklir. "Satu-satunya jaminan yang harus saya dapatkan adalah tak akan ada senjata nuklir. Mereka sudah setuju, dan itu sangat menarik," kata Trump dalam wawancara yang disiarkan Fox News, Sabtu (30/5).

Dalam pertemuan dengan para anggota Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, Rubio juga menyampaikan bahwa Mojtaba Khamanei mulai terlibat langsung terkait negosiasi antara Iran dan Washington setelah gencatan senjata pada 8 April lalu.