Liminal Space di 'Backrooms', Apa yang Bikin Ruang Kosong Menakutkan?
teknologi

Liminal Space di 'Backrooms', Apa yang Bikin Ruang Kosong Menakutkan?

CNN Indonesia2 jam lalu👁 4 views🤖 AI Rewritten

Ruang kosong yang muncul dalam film Backrooms dikaitkan dengan konsep liminal space. Konsep ini menggambarkan ruang-ruang yang terasa biasa saat ramai, tapi berubah menjadi aneh ketika kosong. Contoh dari liminal space adalah lorong panjang, kantor sepi, ruang tunggu tanpa ada orang, atau mal yang sudah tutup.

Salah satu alasan mengapa liminal space bisa terasa menyeramkan adalah karena ruangnya tampak familiar, tetapi tidak sesuai dengan harapan. Otak manusia membaca ruang lewat banyak tanda, seperti suara, arah, cahaya, aktivitas, atau keberadaan orang lain. Namun, dalam liminal space, banyak petunjuk itu hilang. Tidak ada orang, tidak ada aktivitas, dan tidak jelas ruang itu mengarah ke mana.

Penelitian dari Journal of Environmental Psychology menjelaskan bahwa rasa uncanny (perasaan mengganjal) bisa muncul dari ruang fisik yang menyimpang dari pola yang akrab. Dalam liminal space, ruang kosong dan monotonitas membuat otak kehilangan petunjuk, sehingga terasa tidak nyaman.

Dalam film Backrooms, konsep liminal space dibuat lebih menyeramkan dengan menggambarkan lorong panjang, ruangan yang berulang, lampunya monoton, dan tidak ada manusia. Tempat yang biasa saja akhirnya berubah menjadi terasa asing, tidak nyaman, bahkan menakutkan.

Apakah liminal space berdampak pada mental? Penelitian belum memberikan jawaban pasti, namun menunjukkan bahwa konsep ini bisa membuat seseorang merasa tidak nyaman dan takut.