KPK Deteksi Posisi Terakhir Wamen Imigrasi Silmy Karim di Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendeteksi posisi terakhir Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim di wilayah Jakarta. KPK meminta yang bersangkutan kooperatif menyerahkan diri.
Informasi terakhir yang diperoleh KPK mengenai keberadaan Silmy Karim ada di Jakarta dan sekitarnya. Untuk itu, KPK mengimbau agar Silmy juga dapat kooperatif sehingga bisa membantu dalam proses penanganan perkara ini. Informasi ini disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (3/6) malam.
KPK menangkap total 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. Delapan orang di antaranya merupakan penyelenggara negara dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedangkan sembilan lainnya pihak swasta. Mereka diamankan di berbagai wilayah seperti Bali, Jawa Barat, dan Jakarta serta sekitarnya.
Selain itu, tim penindakan KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi senyap yang berlangsung pada 2-3 Juni 2026. Barang-barang tersebut antara lain 7 mobil, 15 motor, 11 sepeda, valas, serta logam mulia emas. Malam ini KPK akan melakukan ekspose (gelar perkara) untuk menetapkan status hukum pihak-pihak yang diamankan.