Konsumsi Telur Menurunkan Risiko Alzheimer Hingga 27 Persen!
Konsumsi telur telah ditemukan memiliki kaitan positif dengan kesehatan otak, terutama dalam mencegah penyakit Alzheimer. Peneliti dari Loma Linda University Health melakukan studi yang melibatkan lebih dari 40 ribu partisipan untuk mengetahui kaitannya.
Studi ini mengikuti partisipan selama setidaknya lima tahun dan menganalisis kaitannya dengan konsumsi telur. Peneliti menemukan bahwa konsumsi satu telur per hari dapat mengurangi risiko Alzheimer hingga 27 persen dibandingkan dengan tidak pernah mengonsumsi telur.
Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa konsumsi telur dalam jumlah yang lebih besar dapat meningkatkan efek protektif. Misalnya, konsumsi dua sampai empat telur per minggu dapat mengurangi risiko Alzheimer sebesar 20 persen. Peneliti menyarankan untuk memasukkan telur sebagai salah satu menu harian karena kandungan nutrisinya yang baik bagi otak.
Peneliti juga menjelaskan bahwa telur merupakan sumber kolin, prekursor asetilkolin dan fosfatidilkolin, serta lutein dan zeaxanthin. Kedua komponen ini penting untuk memori dan fungsi sinaptik. Selain itu, telur juga mengandung asam lemak omega 3 dan fosfolipid yang baik bagi otak.
Peneliti menyarankan agar orang-orang dapat memasukkan telur dalam menu harian mereka karena kesehatan otak yang lebih baik. Telur dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, seperti orak-arik, telur goreng, atau campuran masakan. Dengan demikian, konsumsi telur dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah penyakit Alzheimer.
Dalam keseluruhan, penemuan ini menunjukkan bahwa konsumsi telur memiliki kaitan positif dengan kesehatan otak dan dapat membantu mencegah penyakit Alzheimer.