Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel: 687 Aduan, 70 Saksi Diperiksa
teknologi

Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel: 687 Aduan, 70 Saksi Diperiksa

CNN Indonesia2 jam lalu👁 3 views🤖 AI Rewritten

Polda Metro Jaya mendalami kasus penipuan umrah yang melibatkan Direktur PT Khazanah Tamma, Ahmad Syah Farhan. Hingga saat ini, pihaknya telah menerima 687 aduan dari para korban dan memeriksa total 70 saksi.

Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih terus mendalami kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menyeret Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF). Hingga saat ini pihaknya telah menerima 687 aduan dari para korban yang dilaporkan melalui posko pengaduan.

Dalam proses penyidikan, kata Iman, pihaknya juga telah memeriksa total 70 saksi. Puluhan saksi itu mulai dari korban hingga para pihak yang ikut mempromosikan paket umrah. Salah satunya adalah selebgram Muhamad Miftahuda atau yang karib disapa Keanu Angelo. Ia diperiksa pada Senin (8/6) dan dicecar 28 pertanyaan terkait kerja sama endorse, kontrak, fasilitas, pembayaran serta legalitas travel tersebut.

Pihak penyidik juga masih terus menelusuri aset milik Farhan selaku pemilik maupun aset milik perusahaan tersebut. Termasuk, menelusuri apakah ada dana yang mengalir ke pihak lain. Hal ini tentunya untuk melakukan pengembalian kerugian atau upaya untuk mengembalikan kerugian yang dialami oleh para korban.

Sebelumnya, polisi menetapkan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah pada Jumat (29/5). Farhan pun kini telah ditahan. Dalam perkara ini, Farhan dijerat Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP dan/atau Pasal 607 KUHP.

Dari penyidikan sementara, terungkap bahwa uang yang disetor calon jemaah digunakan untuk kepentingan di luar proses pemberangkatan jemaah. Selain itu, uang tersebut juga digunakan tersangka untuk membayar sejumlah influencer dalam rangka promosi paket umrah.