Kasus Peluru Nyasar di UNP Padang Terulangi untuk Keempat Kalinya
Dua mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) tertimpa peluru nyasar pada Selasa sore kemarin, 2 Juni. Ini merupakan kejadian yang umum dialami kampus negeri tersebut. Sebelumnya, telah terjadi tiga insiden serupa sejak tahun 2010.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus peluru nyasar di Kampus Universitas Negeri Padang (UNP) bukanlah kejadian baru. Pihak sekolah mengakui telah terjadi empat kali insiden serupa sejak tahun 2010. Tahun 2026, dua mahasiswa tertimpa peluru nyasar pada Selasa sore kemarin.
Tahun 2010, peluru nyasar melukai salah seorang mahasiswi jurusan Sosiologi bernama Astuti. Pada tahun 2017, peluru nyasar merusak jendela lantai 3 gedung rektorat UNP. Tahun 2020, peluru nyasar terjadi di bulan Februari dan mengenai kaca gedung Rektorat UNP.
Sekretaris Universitas Negeri Padang (UNP), Erianjoni mengakui adanya beberapa kali peristiwa peluru nyasar tersebut. "Iya. Saya tidak ingat persisnya. Tapi bisa dilihat di jejak digital," katanya saat ditanya wartawan.
Kapendam XX Tuanku Imam Bonjol, Letkol Kav Taufiq membenarkan adanya dugaan peluru nyasar yang mengenai mahasiswa di UNP. Pihaknya masih melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal penembakan tersebut.
"Memang benar ada kejadian, ada dua masyarakat kita yang kena peluru nyasar, namun yang belum bisa dipastikan apakah peluru itu berasal dari anggota kodam kita yang sedang latihan atau bukan," ungkapnya.