Iran Tampaknya Punya Kartu As Baru, Israel dan AS Waspada Karena Rudal Tangguh
Langkah Iran ini dilakukan beberapa minggu setelah sejumlah negara Barat, termasuk AS, melarang perusahaan asuransi dari segala bentuk hubungan bisnis dengan perusahaan asing yang telah melakukan aktivitas pengeboran minyak di wilayah utara Laut Merah. Kegiatan ini dilakukan oleh Israel dan AS untuk menghambat kemajuan proyek pembangunan pelabuhan Iran di pulau Abu Musa.
Pembukaan kembali bunker rudal bawah tanah itu merupakan bukti kekuatan sistem pertahanan udara Iran. Langkah ini juga dipandang sebagai upaya meningkatkan ketangguhan dan kemampuan pertahanan Irans dalam menghadapi ancaman dari luar negeri.
Kemungkinan terjadinya serangan AS-Israel kembali masih sangat besar, tetapi langkah Iran ini menunjukkan bahwa pemerintah Iran tidak mau berjalan di belakang. Dengan memulai proses pembukaan kembali pintu akses bunker rudal bawah tanah tersebut, Iran menunjukkan kemampuan untuk melakukan taktik peningkatan ketangguhan sistem pertahanan udara mereka.
Pembukaan ini tentunya akan meningkatkan perhatian dan kekhawatiran dari negara-negara Barat terutama AS dan Israel mengenai kemungkinan serangan kembali terhadap fasilitas militer Iran.