Iran Beber Rencana Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Wakil Wali Kota Teheran Mohammed Amin Tavakolizadeh membeberkan rencana prosesi pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Kamanei. Ini merupakan tahap berikutnya dari proses pemakaman yang telah tertunda akibat serangan-serangan bom AS dan Israel ke Iran.
Ali Khamenei meninggal dunia pada 28 Februari akibat serangan udara yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat di kediamannya. Ia meninggal bersama sang istri, anak, dan menantunya. Rencana pemakamannya sempat tertunda lantaran keadaan tersebut.
Tavakolizadeh kemudian mengumumkan rencana tersebut setelah gencatan senjata fase kedua antara Iran dan AS. "Masyarakat akan dapat menghadiri upacara pemakaman selama periode ini, dan detail akhir tempat upacara ini akan segera diumumkan," ucapnya.
Tiga hari telah direncanakan untuk pemakaman Imam yang syahid, agar masyarakat dapat menghadiri jenazahnya dan melaksanakan upacara pemakaman. Tempat upacara ini kemungkinan besar adalah Masjidil Haram [Imam Khomeini] Tehran atau Mausoleum Imam Khomeini.
Mengenai jadwal pasti rencana rentetan upacara pemakaman, Tavakolizadeh mengatakan akan segera diumumkan. Namun, ia mengatakan bahwa prosesi pemakaman kemungkinan akan dilaksanakan dalam dua pekan mendatang.
Setelah upacara pemakaman di Teheran, seremoni akan dilakukan di Kota Qom, kemudian lanjut di Mashhad. "Selain itu, sesuai dengan wasiat dan rekomendasi kerabat, tempat pemakaman Imam yang syahid (Ali Khamenei) akan berada di sebelah makam suci Imam Reza (AS)," kata Tavakolizadeh.
Wakil Wali Kota Teheran Mohammed Amin Tavakolizadeh membeberkan rencana prosesi pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Kamanei.