Iran Bangkit Setelah Serangan AS-Israel, Peluncur Rudal Bawah Tanah Kembali Beroperasi
nasional

Iran Bangkit Setelah Serangan AS-Israel, Peluncur Rudal Bawah Tanah Kembali Beroperasi

Google News1 Juni 2026👁 2 views🤖 AI Rewritten

Puluh-puluh peluncur rudal bawah tanah Iran telah kembali beroperasi setelah serangan oleh AS dan Israel. Menyusutnya peluru kendali (missile) di perbatasan Israel yang dilaporkan, menunjukkan bahwa strategi pemboman tersebut gagal total. Hal ini juga memicu kemarahan dan kekecewaan dari berbagai pihak, karena serangan tersebut seharusnya dapat menghentikan kemampuan Iran dalam bidang teknologi rudal.

Kondisi ini menandakan bahwa Iran telah bangkit kembali setelah dibanjiri serangan oleh AS dan Israel. Mereka memulai untuk mengaktifkan kembali puluhan peluncur rudal bawah tanah yang sebelumnya dibom, sehingga memungkinkan mereka untuk melanjutkan produksi dan pengembangan rudal tersebut.

Meski demikian, perlu diingat bahwa strategi pemboman AS-Israel tidak sepenuhnya gagal. Banyak bangunan dan fasilitas lain yang juga ikut rusak akibat serangan ini. Namun, hal ini tidak menyangkal kemampuan Iran untuk bangkit kembali dan melanjutkan misinya dalam mengembangkan teknologi rudal bawah tanah.

Dengan kenyataan ini, AS dan Israel harus memikirkan strategi baru yang lebih efektif untuk menghentikan kemampuan Iran. Mereka tidak boleh bergantung pada serangan militer saja, tetapi juga harus berusaha untuk menyelesaikan masalah-masalah politik dan diplomatik dengan Iran agar dapat mencapai tujuan mereka secara lebih efektif.