Insiden Penembakan Peluru Nyasar di Universitas Negeri Padang Melukai Dua Orang
Insiden penembakan peluru nyasar terjadi di kawasan Rektorat Universitas Negeri Padang (UNP) pada Selasa sore, 2 Juni. Kedua korban yang luka akibat peluru nyasar adalah Nova Wirantika, seorang mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial UNP, dan Guruh Guino, teman dari salah satu mahasiswa UNP.
"Memang iya ada mahasiswa UNP yang diduga terkena tembakan peluru nyasar," kata Sekretaris UNP, Erianjoni. Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada sore hari di sekitar kawasan Rektorat, ketika mahasiswa sedang merayakan hasil ujian seminar proposal.
Menurut informasi dari Humas UNP, kejadian penembakan peluru nyasar terjadi pada pukul 17.00 WIB. Diduga peluru berasal dari lokasi Latihan Tembak TNI di Lapai, yang berjarak 800 meter dari kampus Induk Universitas Negeri Padang (UNP) Air Tawar Padang.
"Kedua korban dalam posisi duduk bersama dengan teman-temannya di alun-alun depan Rektorat UNP," tulis UNP. Kedua korban tersebut kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Hermina Padang untuk mendapatkan perawatan medis.
Rektor UNP, Krismadinata, langsung turun tangan dan menghubungi pihak Pangdam XX Tuanku Imam Bonjol dan Komandan Batalyon 133, termasuk KABINDA serta Polsek Padang Utara untuk berkoordinasi terkait dengan peristiwa tersebut.
"Di saat bersamaan Tim medis UNP segera melarikan korban ke Rumah Sakit terdekat RS Hermina Padang dengan menggunakan ambulans UNP untuk penanganan segera," ujarnya.