Impor Migas Indonesia Melonjak 82 Persen, Apa Penyebabnya?
ekonomi

Impor Migas Indonesia Melonjak 82 Persen, Apa Penyebabnya?

CNN Indonesia16 jam lalu👁 3 views🤖 AI Rewritten

Pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap alasan kenaikan impor migas sebesar 82,52 persen menjadi US$4,60 miliar sepanjang April 2026. Penyebab utamanya adalah peningkatan nilai impor minyak mentah yaitu 67,49 persen.

"Kenaikan impor migas 82,52 persen ini disebabkan oleh peningkatan nilai impor minyak mentah," kata Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini dalam konferensi pers di Jakarta. "Kemudian, kita juga mencatat ada peningkatan impor hasil minyak mentah dari Malaysia, Singapura dan Mesir."

Selain itu, BPS juga mencatat ada peningkatan impor hasil minyak mentah dari beberapa negara mitra dagang lainnya. Kemudian, BPS juga mencatat ada peningkatan impor barang konsumsi sebesar 42,90 persen dan bahan baku/penolong sebesar 24,56 persen.

Secara keseluruhan, impor Indonesia tercatat sebesar US$25,21 miliar sepanjang April 2026. Angka ini naik 22,49 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar US$20,59 miliar.

Impor terdiri dari migas sebesar US$4,60 miliar atau melesat 82,52 persen (yoy) dan nonmigas sebesar US$20,62 miliar atau naik 14,11 persen (yoy).