IHSG Anjlok, 714 Saham Merah, Rupiah Jebol Rp17.910 per Dolar AS
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hampir 5 persen pada sesi I perdagangan Rabu (3/6). Mengutip RTI Infokom, IHSG anjlok 4,94 persen atau 305,9 poin ke level 5.889 pada pukul 12.00 WIB. Sebanyak 714 saham terkoreksi, 35 menguat, dan 64 stagnan.
Pada pembukaan, IHSG sempat menguat ke level 6.207 dan menyentuh level tertingginya 6.213, tetapi terus melanjutkan pelemahan hingga level terendah 5.876. Investor melakukan transaksi sebesar Rp14,89 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,37 miliar saham, dan frekuensi transaksi sebanyak 1,798 juta kali.
Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan koreksi IHSG pada penutupan sesi karena adanya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang sudah menembus Rp17.900 per dolar AS. "Di sisi lain, pergerakan IHSG dibebani oleh emiten-emiten konglomerasi yang selama dua hari belakangan ini bergerak menguat signifikan, bahkan mengalami auto reject," ujar Ivan kepada CNNIndonesia.com, Rabu (3/6).
Dari sisi teknikal, ia menilai pergerakan IHSG masih berada di fase penurunan. "Dari sisi teknikal, pergerakan JCI masih berada di fase downtrendnya dan belum menunjukkan adanya tanda-tanda pembalikan arah yang valid," tambahnya.