Gudang Amunisi Pemberontak Myanmar Meledak, 46 Orang Tewas
teknologi

Gudang Amunisi Pemberontak Myanmar Meledak, 46 Orang Tewas

CNN Indonesia2 Juni 2026👁 5 views🤖 AI Rewritten

Ledakan yang tidak disengaja ini terjadi sekitar pukul 12.00 waktu setempat pada Minggu. Menurut Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA), bahan peledak yang disimpan di gudang terbakar sehingga mengakibatkan ledakan hebat.

Dilansir dari BBC, amunisi itu disebut dipakai dalam operasi pertambangan lokal. Sebanyak 74 orang dilaporkan terluka dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Namkham untuk mendapat perawatan. "Ledakan yang tidak disengaja itu terjadi sekitar pukul 12.00 waktu setempat pada Minggu," demikian keterangan TNLA.

TNLA menyatakan bahwa ledakan ini mengakibatkan banyak penduduk desa setempat kehilangan nyawa dan menderita luka serta kerusakan pada rumah mereka. Seorang warga yang mengalami cedera ringan di kaki mengaku rumahnya hancur akibat peristiwa ini.

"Rasanya seperti dunia telah berakhir," ujarnya. Ia mempertanyakan mengapa fasilitas berisi bahan peledak diizinkan beroperasi di dekat kawasan permukiman. Menurut TNLA, fasilitas tersebut berisi gelignit yang disimpan oleh departemen ekonomi mereka untuk keperluan pertambangan.

TNLA saat ini meluncurkan penyelidikan untuk mengetahui bagaimana bahan tersebut meledak. TNLA adalah salah satu kelompok bersenjata etnis paling kuat yang menentang junta Myanmar. Banyak kelompok pemberontak di negara itu bergantung pada penambangan mineral berharga untuk mendanai kampanye mereka.

Karena langkah-langkah keselamatannya longgar, runtuhan tambang dan kecelakaan lainnya menjadi hal yang umum di Myanmar.