Gempa Filipina Membuat Wilayah RI Siaga dan Waspada
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah perairan Filipina pada Senin pagi pukul 06:37 WIB. Pusat gempa terletak di kedalaman 47 kilometer dari barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini tsunami atas gempa bumi tersebut untuk wilayah pesisir Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara termasuk Kalimantan Timur.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di lima wilayah pesisir tersebut untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan penuh.
"Serta secara sadar dan teratur melakukan langkah antisipasi mandiri dengan bergerak menjauhi area pantai menuju titik kumpul aman sesuai dengan tingkat ancaman di wilayahnya," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga melalui hasil pemodelan dampak tsunami yang menunjukkan beberapa titik di Sulawesi Utara berstatus Siaga. Wilayah tersebut harus segera mengarahkan masyarakatnya melakukan evakuasi secara tertib menuju tempat yang lebih tinggi.
Wilayah berstatus Siaga ini mencakup beberapa titik di Sulawesi Utara dengan estimasi waktu tiba gelombang mulai dari Kepulauan Sangihe pada pukul 06:51 WIB, Kota Manado pukul 07:12 WIB, hingga Bolaang Mongondow Bagian Utara pukul 07:22 WIB.