Euphoria Season 3: Sutradara Sam Levinson Ungkap Alasan Nasib Akhir Rue Bennett
hiburan

Euphoria Season 3: Sutradara Sam Levinson Ungkap Alasan Nasib Akhir Rue Bennett

CNN Indonesia13 jam lalu👁 1 views🤖 AI Rewritten

Sutradara Sam Levinson mengungkapkan alasan di balik nasib akhir Rue Bennett yang diperankan Zendaya dalam episode terakhir Euphoria Season 3. Ia menilai hal tersebut sebagai akhir yang paling jujur untuk serial itu.

Keputusan showrunner itu untuk mematikan karakter yang sangat dicintai penonton tersebut sebagian didorong oleh keinginan untuk menghormati mendiang pemeran Fezco, Angus Cloud, yang meninggal akibat overdosis pada Juli 2023 di usia 25 tahun. Dalam episode terakhir Euphoria Season 3, Rue Bennet dikisahkan meninggal akibat overdosis yang tidak disengaja, mirip dengan alasan kematian Cloud.

"Saya ingin menceritakan kisah ini untuk Angus dan untuk orang-orang yang tidak diberi kesempatan kedua," ungkap Levinson. Ia menambahkan bahwa "Orang seperti Rue tidak akan selamat. Orang kambuh. Mereka membuat kesalahan. Mereka belum siap untuk bersih dari narkoba." Dengan demikian, pilihan akhir yang dipilih oleh Levinson merupakan perwujudan dari tekad sang sutradara untuk menekankan dampak berbahaya dari penggunaan narkoba.

Dalam episode terakhir Euphoria Season 3, Rue Bennet dikisahkan meninggal akibat overdosis yang tidak disengaja. Karakter Cloud, Fezco, juga muncul dalam episode tersebut saat rangkaian adegan kematian Rue Bennet. Sang sutradara merancang kisah akhir Bennet dengan menampilkan momen kilas balik kehidupan pecandu narkoba tersebut, termasuk momen bersama Fezco.

"Akhirnya, saya ingin membahas fentanyl di musim ini, dan dampaknya, serta bagaimana itu mengambil kesempatan kedua dari orang-orang muda," kata Levinson. Ia menambahkan bahwa adegan kilas balik tersebut berasal dari rekaman uji dan tidak pernah masuk ke dalam serial.