Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang
teknologi

Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

CNN Indonesia2 jam lalu👁 3 views🤖 AI Rewritten

Ratusan SPPG di wilayah Aceh, Batam, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga NTB berhenti melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disebabkan oleh keterlambatan dana operasional dari BGN pusat yang belum diterima oleh pengelola dapur.

Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Aceh, Batam, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga NTB berhenti melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak Senin (8/6) kemarin. Sebanyak 7 SPPG di Banda Aceh berhenti menyediakan MBG karena dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) pusat belum diterima oleh pengelola dapur.

Koordinator SPPG Wilayah Banda Aceh, Muhammad Reza mengatakan dana yang digunakan untuk menjalankan aktivitas dapur telah habis. Sementara dana pengganti yang biasanya dikirim secara berkala belum masuk ke rekening pengelola. "Saldo dana belum dikirim, jadi dana utama yang dipakai untuk melaksanakan operasional dapur itu sudah tidak ada. Saat ini mereka masih menunggu top up dana dari BGN pusat," kata Reza kepada wartawan, Senin (8/6).

Menurut Reza, dari total 37 dapur MBG yang beroperasi di Banda Aceh, hanya tujuh dapur yang terdampak dan terpaksa menghentikan layanan. Sementara dapur lainnya masih dapat beroperasi karena memiliki sisa dana untuk menutupi kebutuhan operasional harian.

Sementara itu, lebih dari 50 dapur SPPG di wilayah Batam, Kepulauan Riau juga berhenti beroperasi dengan alasan yang sama. "Terkait berhentinya operasional beberapa SPPG memang terjadi mulai hari ini, hal ini dikarenakan belum turunnya anggaran operasional untuk SPPG," ujar Koordinator MBG wilayah Batam, Defri Fernaldi.

Defri mengatakan SPPG baru bisa beroperasi ketika anggaran dari APBN sudah masuk kedalam virtual akun (VA) SPPG. Ia menyebut SPPG dilarang beroperasi jika anggaran tersebut belum masuk dan juga dilarang menggunakan dana talangan dari mitra.

Hal serupa dialami ratusan SPPG di NTB, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Di NTB, sebanyak 195 dapur SPPG berhenti beroperasi sementara sambil menunggu pencairan dana MBG ke rekening pengelola. Akibat anggaran tersendat, ratusan ribu penerima manfaat terpaksa gigit jari karena tidak menerima distribusi makanan seperti biasanya. BGN Regional NTB memastikan kendala ini murni masalah teknis pencairan anggaran dari pusat.

"Jadi memang tidak operasionalnya itu menunggu pencairan dana. Hari ini ada pencairan lagi, nanti berprogres, nanti hari ini ada pencairan lagi," kata salah seorang petugas BGN Regional NTB.