Basketball Campus League Kampanyekan 'Say No To Racism'
Campus League telah meluncurkan kampanye anti-rasis "Say No To Racism" sebagai bagian dari musim olahraga 2026. Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan penghargaan terhadap keberagaman di kalangan mahasiswa dan atlet kampus.
Kampanye ini dipimpin oleh Head of Competition Campus League, Dave Leopold Marthen, yang menjelaskan bahwa setiap musim akan memiliki tema kampanye yang berbeda. "Campus League akan selalu membuat satu campaign penting di setiap season," kata Dave dalam wawancara. "Untuk season ini, campaign-nya adalah Say No To Racism. Nanti season berikutnya akan berubah lagi."
Implementasi kampanye anti-rasis ini dapat dilihat melalui penyematan patch atau logo "Say No To Racism" pada jersey peserta musim olahraga 2026. Selain itu, pesan yang sama juga ditampilkan secara berkala dalam siaran langsung pertandingan sebagai bentuk edukasi dan pengingat kepada penonton.
Kampanye anti-rasis ini dipengaruhi oleh insiden yang terjadi pada Regional Finals Surabaya, di mana dampaknya cukup besar. Pihak penyelenggara langsung mengambil langkah dengan menyampaikan pesan kampanye kepada seluruh peserta dan menegaskan bahwa tindakan diskriminatif tidak diperbolehkan dalam olahraga kampus.
Dave Leopold Marthen juga menjelaskan bahwa rasisme tidak memiliki tempat dalam lingkungan olahraga maupun dunia pendidikan. "Mahasiswa itu punya tempat dan peran terhormat. Baik dari athletism, academic, maupun affinity. Punya banyak hal positif yang bisa dibanggakan. Jadi sangat nggak perlu memikirkan hal nggak penting [rasis] seperti itu," kata Dave.
Dengan meluncurkan kampanye anti-rasis ini, Campus League berharap dapat meningkatkan kesadaran dan penghargaan terhadap keberagaman di kalangan mahasiswa dan atlet kampus.