Balita 2 Tahun Tewas Dibunuh Paman ODGJ di Jatisampurna Bekasi
Balita dua tahun tewas dengan belasan luka tusuk di Bekasi. Paman berusia 18 tahun yang diduga ODGJ menjadi tersangka dan kini dirawat intensif.
Balita berusia dua tahun ditemukan tewas dengan belasan luka tusuk di sebuah kontrakan di Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (27/5) sekitar pukul 22.00 WIB. Korban diduga dibunuh oleh pamannya sendiri yang berinisial G (18) dan diduga mengalami gangguan jiwa. Nenek korban yang berinisial M menemukan jasad cucunya di dalam kamar setelah pulang berjualan bahan kue. Peristiwa ini terjadi ketika nenek meninggalkan balita bersama pamannya sepanjang hari.
Korban sehari-hari diasuh oleh neneknya sejak usia dua minggu karena orang tuanya tidak tinggal bersama. Setiap pagi nenek berangkat berjualan dan baru pulang malam hari, sehingga balita sering ditinggal bersama pamannya. Saat itu nenek sempat kesulitan membuka pintu kontrakan karena terkunci dari dalam. Setelah menggunakan kunci cadangan, ia menemukan korban tergeletak dengan usus terurai dan pamannya bersimbah darah.
Nenek korban sempat menemukan pisau di dekat tubuh balita namun langsung mencucinya karena panik dan syok. Paman korban mengalami luka tusuk di dada serta pipi kiri dan kanan sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Sementara itu korban mengalami lebih dari sepuluh luka tusuk dan sayatan di berbagai bagian tubuh termasuk kepala, wajah, badan, selangkangan, serta pipi yang teriris hingga mulut terbuka.
Polisi saat ini masih menyelidiki motif pembunuhan tersebut. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal mengonfirmasi bahwa pamannya ditemukan bersama korban di dalam kamar kontrakan. Paman korban kini menjalani perawatan medis karena kondisinya yang kritis setelah percobaan bunuh diri.