AS Ogah Lagi Cegat Rudal dan Drone saat Israel Diserang Iran
teknologi

AS Ogah Lagi Cegat Rudal dan Drone saat Israel Diserang Iran

CNN Indonesia2 jam lalu👁 3 views🤖 AI Rewritten

Pada Selasa (9/6), dilaporkan bahwa Amerika Serikat enggan lagi mencegat rudal-rudal dan drone-drone saat Israel digempur Iran. Laporan ini dibeberkan oleh media CNN dengan mengutip sejumlah sumber anonim pejabat militer AS.

Menurut laporan tersebut, militer AS tidak lagi mencegat rudal-rudal Teheran untuk melindungi Tel Aviv. Tindakan pembiaran ini menandai perbedaan besar di tengah konflik Timur Tengah yang membara sejak 28 Februari. Awalnya, AS telah mengerahkan rudal-rudal sistem pertahanan udara mereka di wilayah pendudukan Israel untuk melindungi Tel Aviv dari serangan Teheran.

Pembicaraan antar negara-negara terus berlangsung dalam upaya penyelesaian konflik ini. Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, telah melakukan dua kali pembicaraan dengan komandan Komando Pusat AS (CENTCOM), Laksamana Brad Cooper. Meskipun gencatan senjata masih berlangsung, ketegangan meningkat pada Minggu setelah Israel membombardir ibu kota Lebanon, Beirut.

Konflik Timur Tengah tetap tegang sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada akhir Februari. Aksi militer itu memicu pembalasan Iran terhadap Israel dan negara-negara Telul lainnya yang menampung aset militer AS. Gencatan senjata sementara tercapai pada 8 April, tetapi negosiasi kemudian terhenti di tengah perselisihan mengenai implementasinya dan perkembangan regional selanjutnya.

Presiden AS Donald Trump kemudian percaya diri bahwa kesepakatan dengan Iran akan tercapai dalam waktu beberapa hari ke depan. "Kesepakatan mengakhiri perang bisa dicapai dalam satu atau dua hari lagi, tapi saya pikir semuanya berjalan baik," kata dia pada Senin (8/6), dikutip Anadolu Agency.