Apa itu Mixed Signals dalam Hubungan dan Bagaimana Mengatasinya?
Mixed signals merupakan kondisi yang sering terjadi dan membingungkan dalam hubungan. Dalam fase awal, kondisi ini biasanya muncul dari ketidaksinkronan antara ucapan dan perilaku. Seseorang bisa mengaku tertarik namun jarang merespons pesan atau terlihat hangat saat bertemu namun tiba-tiba menghilang tanpa penjelasan.
Menurut Natasha Camille, seorang terapis hubungan di New York, mixed signals terjadi ketika apa yang dikatakan seseorang tidak sejalan dengan tindakannya. Misalnya, seseorang mengaku ingin terus berkomunikasi namun tidak menunjukkan usaha untuk menjaga interaksi atau justru membalas pesan dengan jeda yang sangat lama.
Terapis hubungan Emily Simonian menyebut ada dua unsur utama dalam mixed signals, yakni ketidakkonsistenan dan komunikasi yang buruk. Ketika keduanya terjadi bersamaan, kebingungan dalam hubungan hampir tidak terhindarkan. Mixed signals bisa muncul dalam berbagai bentuk, seperti intensitas komunikasi yang naik-turun tanpa alasan jelas atau sikap hangat saat bertemu tetapi dingin saat berjauhan.
Pilihan Redaksi
Tiket Nyaris Rp 1M Tapi Liburan Gagal, Keluarga India Tuntut Maskapai
Resep Jamu Beras Kencur dan Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
Bolehkah Penderita Kolesterol Makan Ikan Asin?
Dalam beberapa kasus, mixed signals tidak selalu muncul dengan sengaja. Terapis Alysha Jeney menjelaskan bahwa hal ini bisa terjadi karena seseorang belum benar-benar memahami apa yang ia inginkan dalam hubungan. Faktor gaya keterikatan juga berpengaruh, seperti individu dengan kecenderungan avoidant attachment yang merasa tidak nyaman dengan kedekatan emosional.
Mixed signals bisa menjadi tanda adanya masalah dalam hubungan, meskipun tidak selalu berarti hubungan tersebut harus langsung diakhiri. Menurut Camille, kondisi ini justru menjadi sinyal bahwa komunikasi terbuka perlu dilakukan. Membicarakan apa yang dirasakan dapat membantu memecahkan masalah dan meningkatkan kesehatan emosi dalam hubungan.