6 Tanda Mata Merah yang Perlu Diperiksa Dokter
Mata merah biasanya bisa hilang dengan sendirinya. Namun jika menemukan tanda-tanda berikut, berarti kamu perlu memeriksakan diri ke dokter. Kadang mata merah bukan alasan untuk merasa khawatir berlebihan. Melansir dari Mayo Clinic, jika mata merah disebabkan penggunaan obat tetes mata yang dijual bebas, maka coba mereka berbeda atau hentikan penggunaan sementara.
Tidak semua kasus mata merah harus kamu bawa ke dokter. Hanya saja, tanda-tanda berikut menunjukkan mata merah yang dialami bukan masalah biasa.
Penglihatan berubah atau memburuk merupakan salah satu tanda mata merah yang perlu diperiksa oleh dokter. Kesulitan melihat bisa meliputi penglihatan kabur, bintik gelap pada penglihatan, cahaya berkedip dalam penglihatan, dan kemudian penglihatan memburuk meski sudah pakai kacamata.
Tidak dapat membuka mata juga merupakan salah satu gejala yang perlu diperiksa oleh dokter. Mencoba membuka mata justru membuat kamu kesakitan, sensitif terhadap cahaya, kelopak mata bengkak, dan mata tampak lumpuh.
Mata sakit parah merupakan tanda lain yang perlu diperiksa oleh dokter. Mata merah bisa disebabkan mata kering atau masalah umum mata lainnya. Namun mata merah dan sakit sampai tidak bisa beraktivitas tentu tidak boleh dibiarkan.
Kemudian, ada sesuatu di mata merupakan salah satu gejala yang perlu segera diperiksa oleh dokter. Cedera mata bisa terlihat jelas tapi terjadi tiba-tiba. Percikan bahan kimia dan serpihan bisa memicu kerusakan.
Segera cek ke dokter jika Anda mengalami tanda infeksi seperti keluar cairan dari mata mirip nanah kental, bengkak, kemerahan sekitar kulit mata. Tanda-tanda ini merupakan gejala serius yang perlu diperiksa oleh dokter.
Terakhir, jika kemerahan pada mata semakin memburuk setelah melakukan berbagai tindakan, maka segeralah periksa diri ke dokter. Mata merah bisa jadi gejala dari masalah yang lebih serius dan perlu diperiksa oleh dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.