5 Perlakuan Buruk Amerika Serikat sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Amerika Serikat menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Meksiko dan Kanada, namun berbagai kontroversi dialami sebagai tuan rumah. Berikut adalah lima perlakuan buruk yang dialami oleh tim-tim peserta.
Iran tidak bisa menetap di Amerika Serikat selama Piala Dunia 2026 karena dilarang oleh Amerika Serikat untuk menetap dan bermalam di negara tersebut. Hal ini berarti Iran hanya bisa datang saat hari pertandingan dan kemudian segera pulang setelah laga selesai.
Aymen Hussein, striker andalan Irak, ditahan selama tujuh jam di bandara dengan terus menjalani wawancara. Padahal, Aymen Hussein datang bersama rombongan tim nasional Irak. Fotografer Tim Irak bernama Talal Salah juga ditolak masuk Amerika Serikat dan ditahan bersamaan dengan Aymen Hussein saat mereka baru tiba di Chicago.
Wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan tidak bisa masuk Amerika Serikat meskipun sudah resmi jadi wasit resmi Piala Dunia 2026. Tak ada alasan detail terkait penolakan tersebut. Seperti halnya kasus lainnya, FIFA tak bisa apa-apa untuk melakukan intervensi.
Senegal juga mengalami perlakuan buruk sebagai salah satu tim peserta Piala Dunia 2026. Mereka justru harus menjalani pemeriksaan ketat saat tiba di Amerika Serikat.